Sabtu, 26 November 2011

Jagalah Pendengaranmu Dari Nyanyian

Dalam kitab shahih al-Bukhari, Imam Bukhari mengatakan, pada hari raya, Aisyah ra menuturkan Rasulllah shallahu alaihi wassalam mendatangiku. Saat itu itu, aku di rumah bersama dua orang gadis temanku dan keduanya sedang asyik mendengarkan lagu-lagu peristiwa Bu'ats. Lalu beliau shallahu alaihi wassalam, langsung membaringkan dirinya di atas tempat tirdur sambil memalingkan dirinya di atas tempat tidur, seraya memalingkan wajahnya.
Lalu, Abu Bakar datang menegurku, "Nyanyian itu senandung setan, menurut Nabi shallahu alaihi wassalam," ucapnya.
Hadist di atas mengandung beberapa persoalan yang penting untuk diketahui antara lain:
Peristiwa Buats, peristiwa pertempuran yang amat sengit antara suku Khazraja dan Aus. Keduanya adalah dua suku besar di Madinah. Peperangan itu disebut dengan "Peirstiwa Buats", adalah karena terjadi di Buats, salah satu daerah di pinggiran kota Madinah.

Senin, 07 November 2011

Puasa Hari Tasyrik?

hari tasyrik

Hari ini( Senin, 07-11-2011 jam 10.00 WIB) ana –saya/bahasa Arab- mendapat sms: “Assalamu’alaikum, bolehkah saya berpuasa hari ini? Katanya ada yang bilang g boleh y? padahal niat saya ingin puasa Senin?

            Tahun ini, kaum muslimin di Indonesia melaksanakan shalat Idul Adha pada hari Ahad, 06 November 2011 yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1432 H. Sedangkan ana menerima sms tadi sehari setelah shalat Idul Adha. Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, kita lihat uraian berdasarkan dalil dari hadits Nabi saw. berikut ini:

Selasa, 01 November 2011

Amal-amal Utama di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah yang masih memberi kesempatan kepada kita untuk beribadah dan taat kepada-Nya. Shalawat dan salam semogat terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Berdasarkan catatan kalender yang beredar, Hari ini, Jum'at 28 Oktober 2011 Miladiyah, kita sudah berada pada tanggal 1 Dzulhijjah 1432 Hijriyah. Artinya keutamaan-keutamaan sepuluh hari pertama sudah mulai berlaku sejak kemarin petang hingga ujung tanggal 10 Dzulhijjah. [baca: Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah]
Sesunguhnya mendapati sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah ini merupakan nikmat yang agung dari Allah untuk hamba-Nya. Karena dia mendapatkan musim ketaatan yang membantunya untuk mendapatkan pahala dan ampunan. Karenanya bagi seorang muslim hendaknya menyadari nikmat ini dan mensyukurinya. Caranya, bersungguh-sungguh dalam menjalankan ketaatan dan memperbanyaknya daripada hari-hari sebelumnya. Seperti inilah ihwal para salaf dalam memanfaatkan sepuluh hari pertama Dzilhijjah.
Abu Utsman al-Nahdi rahimahullaah berkata, “Mereka (para salaf) mengagungkan tiga sepuluh hari: Sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah, dan sepuluh hari pertama dari bulan Muharram.” (Lathaif al-Ma’arif: 39)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallaahu 'anhuma, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
"Tidak ada satu amal shaleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab: "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." (HR. Al-Bukhari, Abu Daud,  Ibnu Majah, al-Tirmidzi dan lainnya).
Hadits di atas menunjukkan bahwa amal shalih pada hari-hari ini lebih dicintai oleh Allah daripada dilaksanakan pada selainnya. Hal ini juga menunjukkan keutamaan amal shalih di dalamnya dan pahalanya yang besar. Seluruh amal shalih dilipatgandakan pahalanya tanpa terkecuali.